Resume Materi PKKMB UNUSA Hari kedua


02 Sep-Surabaya,

Resume Materi I : 

Dengan Tema : Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri.

oleh Bapak Ainun Najib -Ahli IT Indonesia. 

AI menjadikan satu/merangkum ilmu dalam sistem namun Kontroversial, meskipun AI solusi pemecahan segala aspek di era zaman modern yang berkembang melalui teknologi/mesin learning AI tidak bisa dan tidak memiliki :

1. Creative thinking (berfikir kreatif yg selalu menemukan ide-ide yg baru dan tidak terpatok pada penemuan-penemuan ide yg lama) 

2. Compassion (rasa kemanusiaan, yang tidak betul-betul ngerti bahasa dan tidak memilik empati manusiawi)

jangan sampai masuk pada bidang yang tidak bisa membuat mu menjadi pribadi yang creative thinking dan tidak mempunyai rasa kemanusiaan, karena proses actually AI perlu bertapa dahulu sebelum menjawab permasalahan yang dijabarkan oleh sang penanya secara strategis, praktis dan meniru gaya bahasanya.

Mengapa kampus NU harus memimpin? Karena nilai-nilai NU first value nya itu kemaslahatan umat.

-Kemaslahatan (teknologi untuk martabat manusia)

-Pengarah Arus (mengawal etika, akses & dampak sosial)

-Kompas NU (teknologi menguatkan akhlak, pelayanan & keadilan)

contoh : Kisah yang dialami oleh Gus Dur di zaman kepemimpinannya dulu.

adapun AI di palestina yang digunakan untuk menargetkan/membunuh orang-orang Palestina disebut dengan Lavender AI, AI tersebut sangat Kontroversial karena dibantu oleh Microsoft Word untuk perencanaan pembantaian.

Secara teknis dampak esensial perubahan era di zaman sekarang :

1. Adab : Tidak boleh meng-copy paste asli/mentah-mentah dari AI , sebenarnya kita sebagai manusia (makhluk Allah yang diciptakan lebih baik dari makhluk-makhluk Nya yang lain) harus mencatat dan menulis sendiri lebih baik daripada AI yang Kontroversial.

2. Akses : Harus dengan bijak memakai AI untuk kebutuhan kita yang benar-benar sangat realistis di dunia nyata.

3. Amanah Data : Memakai AI sama dengan kita menitipkan data diri kita sendiri kepada AI yang mengontrol sistemnya, jadi harus bijak jika memakai AI dengan data Perusahaan, Organisasi atau lain sebagainya.

4. Akurasi : Verifikasi sumber, terutama dunia Kesehatan.

5. Akuntabilitas : kembali lagi kepada kita sendiri yang mengontrol ketika memakai AI

Akses pada teknologi itu harus impulsif agar tidak ada kesenjangan. Jangan sampai memakai AI untuk tugas/penelitian secara mentah-mentah. Namun, kita (sebagai Mahasiswa) juga dapat memakai AI untuk membantu mengerjakan tugas/penelitian dengan cara membantu menata tata bahasanya/untuk diskusi awal sebagai inovasinya.

Refrensi : Pemateri langsung pada hari ini.

Materi V : 

Tema : Generasi Muda Berintegritas.

oleh Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H. -Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2024.

jenis korupsi berdasarkan UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 (UU Tipikor) yang mengatur 7 jenis tindak pidana korupsi, serta klasifikasi lain seperti petty corruption (korupsi kecil), grand corruption (korupsi besar), dan political corruption (korupsi politik) berdasarkan skala dampaknya.

Jenis Korupsi Berdasarkan UU Tipikor (7 Jenis)

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan perubahannya mengklasifikasikan korupsi menjadi 7 kelompok besar, yang mencakup 30 jenis tindakan korupsi yang lebih rinci : 

1. Pelanggaran hukum yang merugikan Negara 

Tindakan yang secara langsung menyebabkan kerugian pada kas negara. 

2. Suap menyuap 

Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada penyelenggara negara agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu demi kepentingan pribadinya. Suap sendiri adalah atas prestasi yang salah.

3. Penggelapan dalam Jabatan

Pejabat menggelapkan uang atau dokumen berharga yang ada dalam tanggung jawabnya. 

4. Pemerasan

Penyalahgunaan kekuasaan untuk memaksa seseorang agar memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk melakukan sesuatu. 

5. Perbuatan Curang

Tindakan kecurangan yang dilakukan oleh pemborong, ahli bangunan, atau rekanan proyek yang menyebabkan kerugian atau membahayakan keselamatan. 

6. Benturan Kepentingan dalam Pengadaan

Pejabat yang memiliki kewenangan pengadaan terlibat atau memiliki kepentingan dalam pengadaan barang/jasa yang diurusnya. 

7. Gratifikasi

Pemberian hadiah kepada penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatannya, dan tidak dilaporkan kepada KPK dalam batas waktu tertentu. 

Biasanya pelaku korupsi sendiri adalah pihak swasta atau pihak pemerintah negara sendiri. Karena fakta kondisi karakteristik masyarakatnya yang sudah mendarah daging sejak dulu. "Karena budaya Indonesia itu selalu berebut ketika mengantre, harusnya menormalisasikan di keseharian tidak dibiasakan berperilaku buruk dan tidak sopan. Kalau dari keluarga/calon pasangan kalian masih seperti ini juga jangan berharap baik untuk nasib lingkungan hidup kedepannya." Kata beliau (pemateri).

Kita sebagai insan di dunia harus menahan hawa nafsu dari hubuddunia (cinta dunia) seperti gila harta, dan suka dengan hal duniawi secara berlebih-lebihan.

dan satu kata-kata motivasi dari beliau untuk kita para generasi muda "Kalau ingin melihat bangsamu cerah/tersenyum, buktikan dirimu adalah pelayan-pelayan mereka (rakyat). Dan hancurnya dirimu bukan karena negara tapi karena dirimu sendiri (nafsumu)."

refrensi : a/7-jenis-tindak-pidana-korupsi-dan-contohnya-lt5e6247a037c3a/

Materi VI :

Tema : Mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah 

oleh KH. Ma'ruf Khozin selaku Ketua Aswaja Center, PWNU Jawa Timur.


Hadits Rasulullah Saw yang mengatakan bahwa umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan (sebagian hadits lain 72 golongan), semuanya ada di dalam neraka, kecuali satu golongan. Yakni Ahlussunnah Wal Jama'ah.Yang dimaksud sunnah itu bukan hanya sunnah Nabi saja, namun banyak pengertian dan pemahaman yang berbeda-beda dari sebagian ulama yang ada di dunia. 

Salah satu madzhab yang banyak di anut oleh masyarakat Indonesia yaitu Madzhab Syafi'i, namun ada juga tiga Madzhab lainnya yang di anut minoritas Masyarakat islam di Indonesia, yaitu Madzhab Hanafi, Maliki, dan Hambali, sama seperti negara Mesir dan Suriah.

Di belahan dunia juga ber madzhab Hanafi dan Maliki, seperti di negara-negara Timur tengah. Adapun negara sebelah eropa yaitu Afrika menganut madzhab Maliki. Dan Turki yang menganut madzhab Hanafi.


Madzhab Syafi'i di Indonesia sering dikenal dengan nama NU (Nahdlatul Ulama) yang berideologi paham Aswaja (Ahlussunnah Wal Jama'ah) bisa dilihat dari tanda ber madzhab nya, karena itu kunci. Kalau gamau ber madzhab berarti bukan Aswaja.


Tanda kalau dia adalah NU, bisa dibuktikan dari kegiatan-kegiatan :

1. Jika Sholat Shubuh membaca Do'a Qunut setelah i'tidal.



2. Melaksanakan amalan-amalan di malam jum'at. 



3. Sering berziarah kubur di makam-makam para Ulama.

4. Senang Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.



5. Mengikuti Tahlilan.



6. Bersedekah makanan ketika ber bela sungkawa, seperti contoh yang ada di Indonesia : Ketika ada yang meninggal, dibacakan wirid dan tahlil, lalu diberi berkatan (berupa bingkisan yang berisi nasi & lauk, atau bisa berupa bingkisan sembako)



7. Zikir di pemakaman dengan mengucapkan bacaan tahlil.



8. Cinta Tanah Air : seperti gambar dibawah ini adalah karya Syaikhona Kholil Bangkalan (pencetus NU pada KH. Hasyim Asy'ari) ketika 10 November 1945, saat itu banyak santri-santri beliau yang ikut berperang secara langsung. 



Kata beliau di penghujung penyampaian materi, "Kalau cinta tanah air harus turut menjaga Negara ini juga."

refrensi : 

https://nu.or.id/wawancara/memahami-esensi-dalam-bermazhab-M86jf

Terimakasih atas waktunya sudah mampir untuk membaca artikel saya sejenak, dan TERIMAKASIH khusus nya kakak PK saya.. Kak Fitri selaku PK 12 sudah membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya yang masih bingung dengan tugas-tugas nya, dan terimakasih kepada segenap panitia yang sudah mengusahakan kegiatan PKKMB tetap berlanjut meskipun dilakukan secara daring/online dirumah. Semoga kalian semua selalu diberi kemudahan untuk segala urusannya oleh Allah SWT, AMIIN.

Comments

Popular posts from this blog

Resume Tujuh Dosen FKIP UNUSA ikuti Pelatihan Merancang dan Membuat Media Pembelajaran

Resume Materi-materi Hari Pertama PKKMB UNUSA 2025